Asam Lambung Dan Risiko Kanker

Lambung secara fisiologis (normal) menghasilkan asam lambung yang bersifat asam kuat dan enzim untuk membantu mencerna makanan. Pada beberapa orang, asam bisa keluar dari lambung hingga ke bagian bawah kerongkongan. Istilah medis untuk ini adalah penyakit refluks gastroesofageal (GERD), atau hanya refluks. Pada banyak orang, refluks menyebabkan gejala seperti mulas atau nyeri yang tampaknya datang dari tengah dada. Namun, dalam beberapa kasus, refluks tidak menyebabkan gejala apa pun.Orang dengan GERD memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi terkena adenokarsinoma esofagus/ kanker esofagus. Risiko ini tampaknya lebih tinggi pada orang yang memiliki gejala lebih sering. Namun, GERD sifatnya sangat umum, dan tidak semua orng dengan GERD akan mengalami kanker esofagus.  GERD yang tidak mendapat penanganan yang baik dan tepat dapat berkembang menjadi Barret Esophagus (kerongkongan). Jika refluks asam lambung ke esofagus bagian bawah berlangsung dalam waktu yang lama, dapat merusak lapisan dalam esofagus. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan struktur lapisan dari esofagus sebagai cara perlindungan dari asam lambung. Kondisi ini dikenal sebagai Barret Esophagus.1

Semakin lama seseorang mengalami refluks, semakin besar kemungkinan mereka akan mengalami Barret Esophagus. Kebanyakan orang dengan Barret Esophagus memiliki gejala mulas, tetapi banyak yang tidak memiliki gejala sama sekali. Orang dengan Barret Esophagus berada pada risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan orang tanpa kondisi ini untuk mengembangkan adenokarsinoma esofagus. Namun, kebanyakan orang dengan Barret Esophagus tidak terkena kanker esofagus.1

Seiring berjalannya waktu sel-sel kelenjar dalam esofagus dapat mengalami displasia. Displasia merupakan kondisi prakanker yang hanya dapat didiagnosis dokter dengan memeriksa spesimen biopsi di bawah mikroskop. Displasia tingkat rendah lebih terlihat seperti sel normal, sedangkan displasia tingkat tinggi lebih abnormal. Displasia tingkat tinggi memiliki risiko lebih tinggi unutk mengalami kanker esofagus.2

Jadi sebaiknya, kita jangan menyepelekan asam lambung tangani segera dan kenali tanda-tanda dari kanker esofagus. Dan ingat modifikasi gaya hidup sehat merupakan kunci utama dalam mencegah kanker.

Referensi

  1. Esophageal Cancer Risk Factors | Esophagus Cancer Risk [Internet]. Cancer.org. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.cancer.org/cancer/esophagus-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html#:~:text=People%20with%20GERD%20have%20a,on%20to%20develop%20esophageal%20cancer.
  2. Patient Information [Internet]. Default. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.asge.org/home/for-patients/patient-information/understanding-gerd-barrett-39-s