Multiple Myeloma, Jenis Kanker yang Harus Kita Kenali

Kanker merupakan penyakit tidak menular yang perlu kita kenali kondisi dan jenisnya karena dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Kanker disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel atau jaringan tubuh yang abnormal yang dapat terjadi di bagian tubuh manapun, salah satunya menyerang sumsum tulang kita.

Multiple Myeloma, merupakan suatu kondisi keganasan yang terjadi pada sel plasma dimana sel plasma tersebut berkembang dengan cepat di sumsum tulang dan menghasilkan antibodi yaitu protein M yang berlimpah dan menumpuk. Penumpukkan ini akan berakibat pada kerusakan organ atau jaringan tersebut seperti di tulang dan ginjal.1 Multiple myeloma umumnya terdiagnosis pada seseorang berusia 65-74 tahun dan kondisi ini terjadi sekitar 1,8% dari seluruh kanker. Walaupun terbilang sedikit, American Cancer Society memperkirakan 32.110 kasus baru akan terdiagnosa pada tahun 2019 dengan angka kematian sebesar 12.960.2

Multiple myeloma dapat menimbulkan beberapa gejala seperti lelah dan lemah yang biasanya terjadi karena kondisi anemia, mudah mengalami memar dan perdarahan, sering mengalami demam dan infeksi, nyeri dan kerusakan pada tulang, serta kelainan pada ginjal. Pasien dengan multiple myeloma umumnya akan mengalami kondisi hiperkalsemia atau kadar kalsium yang meningkat dari keadaan normal sehingga dalam upaya deteksi terhadap penyakit tersebut bisa dilakukan tes terhadap kadar kalsium. Tidak hanya itu terdapat rangkaian tes lainnya yaitu tes darah, apusan darah perifer, tes urin, dan beberapa tes penunjang lainnya jika diperlukan.3 Hingga saat ini, terapi bagi pasien multiple myeloma berupa kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, dan pembedahan.3
REFERENSI:
1. Medscape. Multiple Myeloma. 2020. https://emedicine.medscape.com/article/204369-overview#a1 (Diakses pada 13 Mei 2020)
2. Kumar SK, Callender NS, Hillengass J., et al. Multiple Myeloma Version 1. 2020. Journal of National Comprehensive Cancer Network. 2019; 17(10): 1154-65.
3. NCCN Guidelines. Multiple Myeloma. 2019. https://www.nccn.org/patients/guidelines/content/PDF/myeloma-patient.pdf Diakses pada 13 Mei 2020.