Fakta Kanker Payudara

Artikel Edisi Awal Juli 2019

STAFF PENELITIAN KOMPAK FK UNUD

Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang banyak mengenai perempuan di Indonesia. Kanker ini berasal dari tumor ganas di sel-sel payudara yang tumbuh tak terkendali dan menyebar pada jaringan dan organ lainnya.1 Terdapat beberapa hal yang diduga dapat menyebabkan kanker payudara, salah satunya adalah konsumsi kopi yang berlebihan. Namun benarkah demikian?2

Hubungan antara konsumsi kopi dengan risiko terkena kanker payudara dapat dijelaskan dari struktur dan kandungan zat kimia dalam kopi, seperti kafein dan zat-zat polifenol seperti ligan dan flavonoid. Kopi dapat memiliki dua peran, yaitu sebagai zat karsinogen dan/atau agen kemopreventif. Karena dualisme sifatnya itu, kopi dapat meningkatkan atau menurunkan risiko kanker payudara pada subtipe yang berbeda. Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa kopi dapat meningkatkan kadar plasma enterolactone yang merupakan salah satu jenis phytoestrogen secara signifikan, yang menyebabkan penurunan risiko kanker payudara tipe ER-negative secara signifikan juga. Namun pada penelitian yang lainnya didapatkan bahwa efek dari konsumsi kopi berlebih malah menimbulkan hal yang sebaliknya, yaitu konsumsi kopi meningkatkan risiko kanker payudara ER-PR-. Studi lain menyebutkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara konsumsi kopi dengan risiko kanker payudara. Perbedaan pada penelitian-penelitian tersebut kemungkinan disebabkan faktor seperti proses pengolahan kopi, jenis biji kopi, dan kadar kafein. Namun secara keseluruhan hampir semua hasil yang menyatakan bahwa kopi menurunkan risiko kanker payudara dinilai lebih meyakinkan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan jika konsumsi kopi dapat menurunkan risiko kanker payudara melalui efek kemopreventif dari kandungan zatnya, namun untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.2,3

Oleh : Staff Penelitian Kompak FK Unud

DAFTAR PUSTAKA :

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Infodatin Kanker Payudara. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2016
2. Li X., Ren Z., Qin J., Zhao J., Tang J., Ji M., Wu J. Coffee consumption and risk of breast cancer: An up-to-date meta-analysis. PLoS One. 2013;8(1):e52681
3. Oh J., Sandin S., Ström P., Löf M., Adami H., Weiderpass E. Prospective study of breast cancer in relation to coffee, tea, and caffeine in Sweden. International Journal of Cancer. 2015;137(8):1979-1989

error0