Fakta Kanker Mata

Artikel Edisi Awal Juli 2019

STAFF PENELITIAN KOMPAK FK UNUD

Kanker mata merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis tumor yang dapat terjadi di berbagai bagian mata. Kanker mata disebabkan oleh perubahan sel-sel normal di sekitar mata yang bertumbuh tidak terkendali membentuk massa yang disebut tumor. Terdapat 2 jenis tumor yaitu jinak atau kanker. Tumor jinak merupakan tumor yang dapat tumbuh, namun tidak menyebar. Sedangkan tumor kanker bersifat ganas, yang berarti dapat tumbuh dan menyebar ke bagian lain dari tubuh (Cancer.Net, 2015).

Berdasarkan jenis jaringan asalnya, terdapat beberapa jenis kanker mata di antaranya (Cancer research UK, 2018):

  1. Melanoma

Melanoma merupakan kanker pada sel-sel melanosit. Sel melanosit merupakan sel penghasil pigmen yang dapat memberikan warna. Sel melanosit terdapat pada bibir, kulit, mata. Pada jaringan intraokular (jaringan di dalam bola mata), sel melanosit terletak di jaringan uvea yang terdiri dari koroid dan iris (daerah yang berpigmen). Sedangkan pada jaringan ekstraokular (luar bola mata), melanoma dapat terjadi di kelopak mata dan konjungtiva mata.

  1. Limfoma intraokular

Limfoma intraokular merupakan kanker mata yang terjadi pada sel-sel limfosit yang merupakan bagian dari imunitas tubuh. Umumnya, limfoma terjadi pada orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah seperti penderita AIDS, lanjut usia, mengonsumsi obat-obatan yang menurunkan daya tahan tubuh, dan mendapatkan transplantasi organ.

  1. Retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan kanker mata yang terjadi pada anak-anak. Retinoblastoma menempati urutan kedua kanker terbanyak pada anak-anak (Wahidin et al., 2012). Retinoblastoma umumnya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Kanker ini disebabkan oleh mutasi gen pada retina yang menyebabkan sel-sel retina membelah dengan cepat dan menyebar ke jaringan mata serta bagian tubuh lainnya. Retinoblastoma dapat terjadi pada salah satu maupun kedua mata. Jika terdapat riwayat keluarga retinoblastoma, deteksi retinoblastoma dapat dilakukan sejak anak lahir hingga umur 3 tahun.

  1. Medulloepithelioma

Medulloepithelioma merupakan kanker mata pada anak yang muncul di bawah usia 10 tahun. Medulloepithelioma terjadi pada bagian badan silia mata dan kasusnya sangat jarang terjadi. Biasanya medulloepithelioma berkembang lambat dan tidak menyebar ke jaringan lain.

  1. Kanker kelenjar air mata

Kanker ini merupakan kanker pada kelenjar air mata yang kasusnya sangat jarang terjadi. Kelenjar air mata merupakan penghasil air mata yang berfungsi untuk menjaga mata agar tidak kering dan tetap bersih.

  1. Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma adalah kanker yang terjadi pada otot-otot penggerak bola mata dan jaringan ikat sekitar bola mata. Rhabdomyosarcoma umumnya terjadi pada anak-anak, namun terkadang juga dapat muncul pada bayi dan orang lanjut usia.

Oleh : Staff Penelitian Kompak FK Unud

DAFTAR PUSTAKA :

Cancer Research UK (2018). Eye cancer | Types of eye cancer | Cancer Research UK. [online] Available at: https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/eye-cancer/stages-types/types [Accessed 8 Jul. 2019].

Cancer.Net. (2015). Eye Cancer – Statistics. [online] Available at: https://www.cancer.net/cancer-types/eye-cancer/statistics [Accessed 8 Jul. 2019].

Wahidin, M., Noviani, R., Hermawan, S., Andriani, V., Ardian, A. and Djarir, H. (2012). Population-Based Cancer Registration in Indonesia. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 13(4), pp.1709-1710.

error0