Kemoterapi

Artikel Edisi Awal Desember

STAFF PENELITIAN KOMPAK FK UNUD

Kemoterapi adalah penggunaan obat jenis apapun untuk menyembuhkan penyakit apapun, namun saat ini kemoterapi sering diartikan sebagai obat-obatan yang digunakan pada pengobatan kanker. Pada penderita kanker, terjadi proliferasi sel abnormal yang berlebihan dan cepat serta dapat menyebar ke organ lain. Obat kemoterapi akan membunuh sel-sel yang berproliferasi dengan cepat seperti kanker dan mencegahnya menyebar ke organ lain, namun terkadang sel-sel normal yang berproliferasi cepat seperti sel-sel pembentuk rambut dan darah juga ikut terbunuh. Tetapi umumnya sel-sel normal tersebut dapat memperbaiki dirinya sendiri.1 (pdf)

Kemoterapi sangat berdampak pada pengobatan kanker, namun saat ini muncul banyak sekali mitos tentang kemoterapi diantaranya adalah:

  1. Jika dokter sudah menyarankan kemoterapi, ini menandakan kanker yang diderita sudah tidak dapat disembuhkan.

Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan kanker dan seringkali dikombinasikan dengan terapi lain seperti radiasi dan operasi. Faktanya kemoterapi sering digunakan sebagai pencegahan timbulnya kembali kanker di masa mendatang dan meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Kemoterapi juga seringkali digunakan untuk mengecilkan kanker sebelum operasi atau radiasi dan mematikan sel-sel kanker yang tersisa seteini membuktikan bahwa kemoterapi tidak hanya diberikan kepada penderita kanker fase akhir.

  1. Kemoterapi akan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Pasien kemoterapi sering kali dianggap tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari karena timbulnya efek samping kemoterapi seperti rasa lelah dan mual. Faktanya saat ini obat-obatan kemoterapi terus dikembangkan dan semakin menimbulkan efek samping yang minimal. Sehingga rasa lelah dan mual hanya muncul beberapa hari setelah kemoterapi. Pasien kemoterapi juga dapat diberikan beberapa obat-obatan pendukung dan pengaturan menu makanan yang seimbang sehingga dapat mendukung kehidupan sehari-harinya.

  1. Hanya ada 1 jenis kemoterapi untuk semua jenis kanker.

Di dalam masyarakat, banyak bermunculan persepsi bahwa obat kemoterapi hanya 1 jenis dan dapat mengobati semua jenis kanker. Faktanya terdapat banyak jenis obat dalam kemoterapi dan setiap jenis memiliki cara kerja dan target kerja yang berbeda. Obat-obatan pada kemoterapi diberikan sesuai dengan jenis kanker yang diderita dan kondisi penyakit pasien. Terdapat 3 cara kerja obat kemoterapi pada kanker:

  1. Menghancurkan sel kanker
  2. Mengecilkan tumor
  3. Mengurangi efek samping dari kanker.2,3

Oleh : Staff Penelitian Kompak FK Unud

Daftar Pustaka :

  1. Chemotherapy – What It Is, How It Helps [Internet]. Cancer.org. 2018 [cited 1 December 2018]. Available from: https://www.cancer.org/content/dam/cancer-org/cancer-control/en/booklets-flyers/chemotherapy-what-it-is-how-it-helps.pdf
  2. Dennis C. Busting myths: 7 common chemotherapy misconceptions | CTCA [Internet]. CancerCenter.com. 2018 [cited 1 December 2018]. Available from: https://www.cancercenter.com/discussions/blog/busting-myths-7-common-chemotherapy-misconceptions/
  3. Sunil Patel M. 4 myths about chemotherapy [Internet]. Mdanderson.org. 2018 [cited 1 December 2018]. Available from: https://www.mdanderson.org/publications/cancerwise/2013/03/4-myths-about-chemotherapy.html

 

 

0