Fakta Kista Payudara

Artikel Edisi Pertengahan Juni 2019

STAFF PENELITIAN KOMPAK FK UNUD

               Kista payudara merupakan kondisi non-kanker yang terjadi pada payudara. Kista payudara dapat terjadi pada semua umur, namun paling sering pada wanita berusia dewasa dan lansia yaitu pada rentang usia 35-50 tahun.  Kista payudara memiliki tingkat kejadian yang tinggi pada negara di belahan bumi barat. Kista berasal dari bagian lobulus terminal dari payudara. Pada kista payudara yang berukuran besar, dengan dinding tipis, teratur, biasanya tidak ada yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara, sehingga dapat diobservasi saja (Mansel, 2010).

            Kista payudara ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning kecoklatan dari putting payudara, adanya perubahan ukuran, dan bentuk payudara, dan nyeri. Untuk menegakkan diagnosis kista payudara pada seseorang diperlukan pemeriksaan klinis oleh dokter. Namun terkadang kista payudara sulit untuk dibedakan secara klinis maupun mamografi dengan tumor solid sehingga diperlukan pemeriksaan tambahan yaitu pemeriksaan sonografi dan FNAB (Fine Needle Apiration Biopsy). Pada kista payudara yang kompleks, pada pemeriksaan sonografi dapat menunjukan dinding tipis dan tebal bersekat – sekat, dinding ireguler, kemungkinan keganasan berkisar 0,5%, namun pada kista yang disertai dengan pertumbuhan kista didalamnya dan aspirasi yang mengandung darah maka harus dicurigai sebagai neoplasma serta perlu dilakukan Eksisi Biopsi (Anwar, 2011).

Oleh : Staff Penelitian Kompak FK Unud

DAFTAR PUSTAKA :

Anwar, M., Baziad, A., & Prabowo, R.P. 2011. Ilmu Kandungan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Mansel RE, Webster DJT, Sweetland HM. 2010. Benign Disorders and Bisease of the Breast. 3rd. Saunders Elsevier. 41-43.

 

 

error0