Bagaimana Peran Tabir Surya Untuk Melindungi Diri Dari Risiko Kanker Kulit?

Kanker kulit adalah kanker yang timbul dari pertumbuhan sel kulit yang tidak normal. Hampir 90% kasus kanker kulit disebabkan oleh paparan sinar UV(ultra violet) yang berlebihan, tetapi baru-baru ini, tempat tidur tanning menjadi salah satu akibat lain yang berkontribusi dalam peningkatan kejadian kanker kulit, terlebih pada kalangan generasi muda. Sementara itu, radiasi UV adalah penyebab lingkungan utama dalam kanker kulit, faktor lain mungkin termasuk, seperti merokok, genetik atau keturunan, radiasi, dan pengunaan obat-obatan.[1]
Faktor umum pada semua keganasan kulit adalah paparan berlebih dari sinar UV. Berbagai tindakan telah difokuskan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berlebih. Saran yang paling banyak diberikan adalah penggunaan tabis surya yang memiliki jangkauaan perlindunga yang luas atau biasanya yang memiliki SPF (Sun Protection factor) 15- 30. Berdasarkan beberapa penelitian didapatkan hasil orang yang mengikuti pedoman penggunaan tabir surya yang optimal dapat terhidar atau tingkat paparan dari sinar matahari menjadi menurun, dengan demikian risiko berkaitan dengan kanker kulit juga rendah, apabila dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan tabir surya. [2]
Adapun beberapa langkah atau tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV dan mengurangi risiko kanker kulit antara lain :[3]
1. Menghindari dari papran sinar matahari langsung terutama pada selang waktu antara pukul 10 pagi sampai 2 siang, selian itu kita juga dapat menggunakan patokan seperti hindari papran dan berlindung dibawah tempat yang teduh apabila banyak tubuh kita lebih pendek atau banyangan kita berada mendekati pusat tubuh.
2. Kenakan pakaian pelindung, seperti kemeja lengan panjang, celana panjang, topi lebar dan kacamata hitam, bila memungkinkan.
3. Menggunakan tabir surya dengan spektrum yang luas untuk melindungi kulit dari sinar matahri UVA dan UVB. Gunakan tabir surya yang cukup untuk menutupi semua kulit yang memiliki kemungkinan terpapar.
4. Lakukan pemeriksaan diri kulit secara teratur untuk mendeteksi kanker kulit lebih awal.
Tabir surya aman dan dapat melindungi kulit kita terhadap kanker kulit dan penuaan dini. Namun, hal ini juga belum tentu efektif kecuali diterapkan dengan benar. Ikuti tips ini dari dermatologists ketika menerapkan tabir surya [4]
1. Pilih tabir surya yang memiliki SPF dari 30 atau lebih tinggi serta tahan air.
2. Aplikasikan secara menyeluruh sebelum beraktivitas ke luar ruangan. Diamkan dulu selama 15 menit agar tabir surya menyerap ke dalam kulit. Jangan menunggu sampai kulit terpapar sinar matahari untuk mengaplikasikan tabir surya karena dapat membuat kulit menjadi terbakar.
3. Mengaplikasikan tabir surya, sebaiknya merta dan menjangkau seluruh bagian tubuh kulit yang memiliki kemungkinan untuk terpapar sinar matahari, misalnya pada daerah wajah, telinga, kaki, dan tangan.
4. Gunakan tabi surya kembali segera setelah 2 jam setelah berenag dan berkeringat

Referensi :
1. Gandhi SA, Kampp J. Skin cancer epidemiology, detection, and management. Medical Clinics. 2015 Nov 1;99(6):1323-35.
2. Waldman RA, Grant-Kels JM. The role of sunscreen in the prevention of cutaneous melanoma and nonmelanoma skin cancer. Journal of the American Academy of Dermatology. 2019 Feb 1;80(2):574-6.
3. https://www.aad.org/skin-cancer-how-prevent
4. https://www.aad.org/sunscreen-apply